Saturday, March 26, 2016

Sepertiga Wanita Tidak Mengenal Gairah Seksual Langsung

sepertiga-wanita-tidak-mengenal-gairah-seksual-langsung-mvyMyJaeKp
SETIAP manusia diberikan fitrah gairah seksual yang membuat seseorang tertarik dengan fisik lawan jenis. Namun, gairah semacam itu tidak dimiliki oleh 30 persen wanita, kata psikolog dan pakar kesehatan seks dari Amerika, Dr Emily Nagoski.
“Gairah seksual dapat digambarkan seperti kejutan listrik yang mengalir dari otak ke alat kelamin ketika menghadapi lawan jenis yang membuat tertarik secara spontan,” katanya.
Nagoski menambahkan, definisi itu tak sepenuhnya keliru. Pada sebagian wanita dan pria, hal ini benar-benar terjadi. Akan tetapi ada sekelompok wanita yang tidak merasakan apapun. Namun, beberapa wanita baru bisa merasakan itu setelah mendapat rangsangan menyenangkan secara bertahap.
Oleh Nagoski, wanita-wanita ini disebut memiliki ‘responsive desire’, di mana gairah seksual hanya muncul sebagai respons dari rangsangan. Menurutnya, gairah seksual wanita seperti ini terjadi karena adanya kendali ‘rem’ berlawanan dengan ‘akselerator’ yang memicu dorongan seks.
“Akselerator ini menangkap kode-kode yang ada kaitannya dengan hal-hal seksual dari otak seperti bahasa tubuh atau ciuman sehingga memicu perasaan terangsang. Namun di waktu yang bersamaan, juga ada rem yang menangkap berbagai hal yang bisa meredam hasrat tersebut,” terang Nagoski,
Sebagai contoh, ketika wanita terangsang secara seksual, libido mereka diredam oleh pikiran penuh tekanan. Ketakutan akan hamil, anggapan tentang citra diri yang rendah, dan kekhawatiran anak akan melihat aktivitas bercinta mereka adalah beberapa hal yang akan menjadi ‘rem’ dari munculnya dorongan seksual mereka.
Penulis buku laris ‘Come As You Are’ tersebut pun menasihati para wanita yang kerap memiliki libido rendah agar tidak berkecil hati, karena masalah tersebut terbilang normal. Dalam bukunya, Nagoski menjelaskan pengamatannya bahwa setiap wanita memiliki seksualitas yang unik satu sama lain.
Dalam artikel di New York Times bulan lalu, Nagoski mengklaim bahwa ilmuwan telah melakukan kesalahan selama berabad-abad karena meyakini bahwa dorongan seksual harus muncul pertama kali sebelum wanita menjadi terangsang. Kini, telah dipahami bahwa dua hal tersebut bukan mekanisme linier.

0 comments: